Kisah Manis dari Negeri Antah Berantah

Posted on 1 November 2008 by

0


Dan berkumpulah mereka dalam satu aula
Yang lebih pintar,
Yang lebih bodoh,
Dan yang diantaranya

Yang hitam,
Yang putih,
Juga yang samar-menyamar

Yang baru,
Dan yang sudah lama… menunggu
Katanya mau mendengar
Cerita yang jadi petuah
Petuah yang jadi cerita

Dan tibalah pejabat-pejabat teras di tengah-tengah mereka
Yang lebih tinggi,
Yang lebih rendah
Dan yang di antaranya

Yang hitam
Yang putih,
Juga yang samar-menyamar
Yang baru,
Dan yang sudah lama… pengalaman

Katanya mau bicara
Tentang kemarin, kini, dan esok
Tentang keharusan yang harus
Tentang apa yang mesti dikerjakan
Tentang pelarangan yang dilarang
Tentang apa yang mesti ditinggalkan

Puas mereka bicara
Puas mereka mendengar
Harus puas!
Lalu pulang

Yang menunggu maupun yang pengalaman
Entah apa yang mereka dapatkan
Aku tak tau
Jangan tanyakan padaku!

Peneras-peneras tiba dalam satu istana
Lakukan yang dilarang
Lupakan yang diharuskan
Bibir mereka saling beri senyum
Hati mereka saling mendebat
Tak mau tahu kalau rakyat melihat
Tak tahu kalau rakyat menggeliat

 [Mampang, 18 Desember 1992]

N.B. Aku muak dengan lingkaran!

Advertisements
Posted in: Puisi