Dimensi Agama

Posted on 2 November 2008 by

0


Ada  yang bertanya padaku, kok ada sih orang yang secara ritual rajin tetapi tidak memiliki kepekaan dan empati terhadap orang-orang di sekitarnya. Misalnya ada seseorang yang rajin sekali melakukan ibadah shalat lima waktu, shalat tahajud, bahkan sering sekali puasa Senin-Kamis namun pelit sekali untuk membantu orang-orang yang sedang kesusahan, walaupun orang yang kesusahan itu masih berhubungan saudara dengannya.

Terhadap pertanyaan ini aku berkesimpulan bahwa beragama itu tidak hanya ditentukan dari satu sisi. Yang kuketahui dimensi agama itu bukan cuma ritual saja. Ada aspek lain dari dimensi agama yang juga mempengaruhi sikap keberagamaan seseorang.

Dimensi agama yang kuketahui di antaranya adalah ritual, intelektual, sosial, ekonomi, dan dimensi ideologi. Semua dimensi ini harus berjalin kelindan. Jika hanya salah satu saja yang menjadi “andalan” beragama bagi seseorang, maka orang tersebut belum beragama secara utuh, hanya parsial saja.

Dimensi ritual adalah aspek spiritualitas yang berisi peribadatan yang diatur oleh syariat agama, dalam hal ini adalah fiqh. Dimensi ini bersifat vertikal, yaitu peningkatan kualitas hubungan antara mahluk dengan penciptanya. Jika seorang mahluk memiliki kualitas hubungan yang baik terhadap Tuhannya, maka ia akan mendapatkan kebahagiaan ruhani. Begitupun jika seorang mahluk sangat jauh dari Tuhannya, dalam arti sering mengabaikan ibadah ritual agamanya, biasanya jiwanya kosong, mudah sekali putus asa, bahkan tidak jarang banyak yang menyiksa dirinya ketika sedang ditimpa musibah yang berkepanjangan.

Dimensi intelektual dalam sebuah agama berhubungan dengan kecerdasan pemeluk agama dalam memahami lebih dalam dan lebih realistis agama yang diimaninya. Orang yang memiliki daya pikir yang kuat, biasanya memeluk sebuah agama bukan karena nasib, misalnya karena keturunan. Mereka memeluk sebuah agama karena benar-benar paham akan ilmu yang didapatnya tentang agama tersebut sehingga ia memeluk agamanya secara sadar dan bukan karena pengaruh ataupun paksaan dari orang lain.

Advertisements
Tagged: ,
Posted in: Catatan Lepas