Kucing Dekil

Posted on 2 November 2008 by

0


Kucing dekil baru saja sampai
Di pojok pohon besar, tempat biasa bermalas-malasan
Sementara kawanan binatang lainnya asyik bercengkrama di sebelahnya
Kucing dekil duduk saja karena bukan bagian dari mereka

Seekor singa dari kawanan itu beranjak entah mau kemana
Melintasi kucing dekil di depannya
Kucing dekil tersenyum siap menyapa lembut sang singa sibuk
Tapi senyuman tak mendapatkan sapa

Kucing dekil kembali diam dalam khayalan
Sekelompok anak serigala mampir bertanya
Kucing dekil bicara apa adanya tentang siapa dirinya
Anak-anak serigala seraya beranjak meninggalkannya
Ternyata kucing dekil bukan hewan penting yang dicarinya

Mereka menuju kawanan elite binatang
Kucing dekil tersenyum, getir!

Cihideung – Banten, 23 Juli 2004

Advertisements
Tagged: ,
Posted in: Puisi