Kusut

Posted on 2 November 2008 by

0


Dalam sebuah pertemuan warga
Saat itu sedang berlangsung sosialisasi pemilu
Dimulai dengan pengantar ketua KPPU
Yang mencurahkan perasaan pilu
Karena tak mendapatkan apa yang seharusnya diterima dari KPU

Kartu suara yang sudah dibagikan
Banyak kesalahan ketik pada nama dan alamat
Semua calon pemilih bingung dan berpendapat
Mengetikkan data rakyat saja tak bisa tepat
Apalagi menghitung suara yang akan didapat

Wah, anggota panitia sibuk membuat bilik suara
Dengan modal patungan beberapa orang warga
Karena logistik yang diterima hanya selembar aluminium saja
Belum lagi untuk membuat papan informasi
Harus merogoh kocek sendiri
Katanya KPU mau memberi anggaran
Ternyata hanyalah bualan yang harus ditelan

Sekelompok warga mendatangi pertemuan
Wajah mereka marah padam
Karena tak mendapatkan kartu suara
Yang mestinya mereka terima
Seperti warga lain yang juga mendaftakan nama
Macam-macam kicauan mereka
Ada yang merasa didiskriminasi
Lainnya merasa haknya dikentit

Seorang ibu tua hanya bisa menyumpah serapah
Mungkin ia sendiri tak mendengar amarahnya
Ketua panitia pucat namun menerima
Segala resiko yang diambil demi negara
Sebagai ujung tombak kesuksesan pemungutan suara

Kusut!!
Ketua panitia berteriak hingga serak
Kusut!!
Wajahnya geram menahan ledakan yang terpendam
Kusut!!
Masyarakat kerja bakti hingga larut
Karena persiapan pemilu sangat semrawut
Kusut!!
Panitia pemilu berjibaku dengan waktu
Sementara partai-partai pesta pora pawai pemilu

Elok, 28 Maret 2004

Advertisements
Tagged: ,
Posted in: Marginal Side