Laut

Posted on 2 November 2008 by

0


Tak ada kata-kata ketika aku sampai
Tak tahan aku untuk menceburkan diri
Basahi badan dari debu kehidupan
Tamparan ombak kuatkan harapan :
“… Lautku masih biru, langitku masih kelabu
Walau hanya satu di antara seribu…”
Matahari tenggelam tinggalkan kesan tak terlupakan
Persilakan bulan hiasi malam

Pasauran – Anyer, 22 Agustus 2004

Advertisements
Tagged:
Posted in: Puisi