Memahami Rekan Kerja tanpa Efek Samping

Posted on 2 November 2008 by

0


MEMAHAMI REKAN KERJA TANPA EFEK SAMPING

Tak bisa dihindari, anda akan punya rekan kerja. Tak bisa dipungkiri, rekan kerja anda ada yang menyenangkan dan menjengkelkan. Tapi tak sampai menyesatkan tentunya (walau kadang anda juga).

Senang sekali tentunya jika rekan kerja anda adalah tipe orang yang menyenangkan (seperti saya). Dan surprise sekali jika rekan kerja anda ternyata begitu pandai menjengkelkan hati anda. Tentunya ini sangat berpengaruh pada performance (unjuk kerja) anda. Tentunya, ah dari tadi terlalu sering memakai kata “tentunya”. Maaf, mungkin saya menjengkelkan anda, tentunya…

Bagaimanapun seramnya perilaku atau sikap rekan kerja anda, tak mungkin selamanya anda membenci tipe orang seperti dia. Anda akan mengalami suatu saat dimana anda tidak lagi kesal atau jengkel kepadanya. Yaitu manakala anda mencoba memahami dia dan bisa membiasakan diri dengan segala yang anda tak suka.

Begini kiatnya :

1.    Kenali karakter aslinya, bagimana dia sebenarnya.

2.    Akrabi topengnya, bagaimana dia bersikap “kadang-kadang”

3.    Pahami bahasa pergaulannya, serius dan guyonnya

4.    Tatapi sorot matanya, tapi jangan dengan tatapan monster!

5.    Sekali waktu undang dia makan bersama (dan ajak saya!)

6.    Jika masih menyebalkan, hubungi dokter!

Saya jamin, jika kiat-kiat tersebut anda coba, anda akan mengalami saat-saat indah dan menyenangkan karena rekan kerja anda. Tetapi jika anda tak berhasil menerapkan kiat-kiat tersebut, bisa jadi andalah yang menjengkelkan bagi rekan-rekan anda.

Ingat satu pepatah, “rambut sama hitam, tapi shampoo boleh beda”. Artinya, dalam realitas pergaulan janganlah memaksa agar dia memakai shampoo anda. Begitu tentunya

Advertisements