Menjadi Seolah-olah Peduli

Posted on 2 November 2008 by

0


Indonesia di ujung 2003
Para politisi sibuk mencari rejeki
Untuk membiayai keluarga besar partai politiknya
juga sekalian membiayai kerakusan diri dan keluarganya

mengobral janji tentang demokrasi
yang KPU saja tak punya definisi
Menjual moral dan agama
Sambil menikmati ayam kampung khas khas hotel bintang lima
Berkhotbah tentang kepedulian
sementara rakyat miskin menangis
akibat penggusuran, kelaparan, penyakit menular,
hingga seorang anak bunuh diri karena orang tuanya
tak mampu bayar uang sekolah

Indonesia jelang PEMILU 2004
Banyak outlet menjajakan nasib rakyat
Wartawan sibuk mencari berita
sambil berharap amplop lelah
Advokat sibuk bicara keadilan
menyewa airtime di radio dan TV
Ulama sibuk menghibur hati
Artis sibuk joged demi dapurnya
Wakil rakyat yang terhormat sibut mencari order dan proyek
untuk investasi masa depan
Sementara rakyat miskin tetap saja
meratapi nasib yang tak kunjung berubah
dari pemilu ke pemilu berikutnya

Pondok Kopi, 30 Desember 2003

Advertisements
Posted in: Marginal Side