Pelajaran Bahasa jadi lebih Berguna

Posted on 2 November 2008 by

0


Majalah dinding kurang efektif dalam menyampaikan informasi tentang dinamika dan kreativitas sekolah. Memang mading lebih murah ketimbang mencetak newsletter. Namun dari sisi kreativitas, pembuatan mading tidak membutuhkan skill jurnalistik yang agak fokus. Jika membuat newsletter, siswa akan tertantang untuk bekerja secara tim, menggagas lay out newsletter, menguasai komputer grafis dan publishing, wawancara, mengelupas bahan pustaka baik tercetak maupun digital, dan lebih terasa kerjanya, seriusnya, resikonya, dan kenikmatannya.

Dengan adanya news letter, informasi bisa lebih dipertanggungjawabkan karena data lebih lama beredar dan terekam dalam ingatan. Selain itu data tidak sulit dicari saat dibutuhkan sebagai referensi.

Ada beberapa hal yang secara langsung maupun tidak, akan diajarkan dan dikuasai oleh team jurnalistik sekolah (newsletter maker), yaitu kemampuan manajemen penerbitan, keterampilan bahasa (Indonesia, Arab, Inggris : jika newsletter juga menyertakan sosialisasi tiga bahasa), keterampilan komputer publishing dan grafis, keterampilan advertising, percetakan, dan pemasaran.

Gara-gara pernah mengalami jadi guru bahasa Indonesia, aku jadi teringat akan target yang pernah kurintis untuk siswa-siswaku dulu. Ya seperti ini. Pelajaran jadi lebih berguna untuk kehidupan mereka, tidak hanya mengendap dalam kepala.

Advertisements
Posted in: Pendidikan