Secangkir Teh Pagi

Posted on 2 November 2008 by

0


Secangkir teh pagi
Bukan sekedar penghilang dahaga
Bukan hanya penyemangat hari
Tapi juga simbol cinta dan kehangatan

Secangkir teh pagi
Menemaniku saat bangun pagi
Waktu pagi ini masih milikku

Tapi di sini
Tapi sekarang
Tak ada waktu lagi untuk teh pagi
Jangan berharap untuk sebuah privasi
Sebab kata-kata tak dimengerti
Tak ada empati sama sekali
Hanya berbagai kepentingan
berbalut agama dan kekuasaan

Cihideung, 29 September 2004

Advertisements
Tagged: , ,
Posted in: Puisi