Sepi

Posted on 2 November 2008 by

0


Sepi,
menawarkan renungan
mengasah kegelisahan
membasuh hati yang melepuh
mengobati luka penuh cerita

Sepi,
Di dalamnya kita bisa bercengkrama
Pada keaslian diri sendiri
Membuka jubah hari-hari
Mengusap peluh kala hati berlabuh
Tertawa saja jika semua membuatmu jera
Menangislah jika semua membuatmu luka
Pikiran mestinya mendahului kata-kata
Renungan harusnya mengalahkan langkah-langkah
Biar tak terulang apa yang kita takutkan
Biar tak ada lagi malu dan cacian

Sepi,
Di sini saatnya kita menari
Mengumpulkan tenaga untuk esok hari

28 Juni 2004

 

Advertisements
Tagged:
Posted in: Puisi