Wejangan Oeban

Posted on 2 November 2008 by

0


Kawan…
Aku kini di sini

di persinggahan ini

begitu saja dalam kembara
mampir ini mengalir menjadi cerita
di malam buram

besok mungkin
kembara lanjut laju
yang membaur begitu saja

kawan…
masihkah mencari tanah subur
untuk mengubur kembara kabur

mari jalan lagi
ujung jalan menanti
tatap ia yang tersenyum

CORETAN OEBAN

Ketika goresan pena
tak lagi pantulan hati
tidak juga renungan jiwa

dia hanya muncratan ludah,
cacian…, makian…,
… kosong tak berarti!!

Advertisements
Tagged: ,
Posted in: Puisi