B dari NKotB

Posted on 7 November 2008 by

0


Brohim. Anggota terakhir dari NKTOB. Keberadaannya melengkapi singkatan dari gank NKTOB. Ia adalah salah satu siswa terbaik di kelasnya. Nilainya selalu lebih tinggi dibandingkan teman sekelas. Hanya ada satu orang pesaing utamanya: Karim. Namun karena kecerdasan Karim kurang didukung dalam urusan motorik alias aktifitas fisik dan berani tampil di depan kelas, jadilah Brohim sebagai siswa terbaik di kelasnya.

Di antara keempat temannya, Brohim paling rasional. Dia tak akan bertindak jikalau belum memikirkan baik buruknya ekses dari tindakannya. Rada kontras dengan Nawi atau Tatox yang lebih mendahulukan aksi ketimbang berpikir.

Di Asrama, Brohim (panggilan dari nama aslinya: Ibrohim) paling rajin belajar. Jika teman-temannya membunuh waktu dengan main scrablle atau santai-santai, Brohim malah asyik baca buku, menulis, atau membaca kitab suci. Wajarlah, Brohim datang dari latar belakang keluarga santri di Bekasi. Ia keturunan Kyai pejuang Kemerdekaan. Kakeknya punya pondok pesantren di Bekasi, Bapaknya juga menuruni nenek moyangnya sebagai kyai.

Tapi sebaik-baiknya anak sekolah, tetap saja kadang menjadi inspirator bahkan kadang bertindak sebagai negosiator bagi ganknya, NKTOB. Justru kalau lagi datang badungnya, ialah yang memberikan ide nakal untuk dilakukan oleh gank NKTOB. Brohim lebih tepat diposisikan sebagai aktor intelektual. Karena itu ia nyaris nggak pernah dianggap terlibat, jika ada anggota NKTOB yang bikin ulah. Brohim sudah terlanjur dijuluki anak baik sih… Bahkan wali asrama menugaskannya sebagai asisten, untuk membimbing teman-temannya seasrama… hehehe….

“Bro, kadang gue berdoa biar lu ketangkep basah sama ustadz! Padahal lo tuh gak beda same kite bengalnye, cuman aje ustadz pade buta matenye!” O-Jack sering dibuat kesal jika mendengar ustadz memuji Brohim di depan teman-temannya.

Advertisements
Tagged: ,