Kenapa Blogdetik?

Posted on 11 November 2008 by

10


Seorang teman memburuku dengan pertanyaan, mengiringiku yang sedang bebenah ruangan. Nyaris satu minggu ia memperhatikan kalau blogku benar-benar pindah ke blogdetik. Sebelumnya ia mengira pengumuman di blogku sebelumnya hanya bersifat sementara. Tapi melihat gelagat, ia merasa aku bakalan lama mangkal di blogdetik.

AL : Jadi serius pindah blog? Kenapa harus ke blogdetik?

MT: Sepertinya memang harus pindah. Kebetulan rumahku juga bakalan pindah di pengujung tahun ini. Aku tak lagi menetap di hutan ini.

AL: Wah, jadi kamunya juga pindah secara fisik gitu? Bukan cuma blognya saja?

MT: Begitulah, sudah 4 tahun aku di hutan ini. Saatnya memberikan kesempatan buat orang lain yang kepingin banget tinggal di sini huehehe….. Nah, aku sendiri akan menjadi warga Bogor mulai awal tahun 2009 nanti.

AL: Kembali ke blog, kenapa nggak melanjutkan blog-blog yang sudah ada? konsentrasi pada satu layanan maksudku?

MT: Sebenarnya faktor penting yang membuatku memilih layanan blog adalah “mudah, simpel, lengkap, dan lancar”. Nah, memang sebelumnya aku pernah pakai e-bloggy, blogspot, journalhome, sebelum ke blogsome. Dua blog terdahulu sudah saya delete. Kalau di JH, masih kubiarkan karena aku butuh beberapa catatanku yang tak ada di blogsome. Begitupun di blogsome, belum ada rencana ngedelete. Sebenarnya sempat terpikir ketika mau menutup blogsome, kalau aku kembali ke blogspot. Tapi menurut pengalamanku, ngeblog itu enakan pakai engine WordPress. Blogsome itu mesinnya WordPress, jadi aku harus cari layanan yang pake WordPress juga, biar gampang.

AL: Kenapa nggak pakai layanan WordPress saja langsung?

MT: Sudah kucoba, tapi ternyata imelku pernah terpakai ketika membuat blog lain untuk seorang teman. Jadi ketika aku mau bikin di wordpress.org gagal karena alasan tersebut. Sedangkan untuk membuat imel baru, gak kepikiran deh.

AL: Berarti wordpress paling bagus ya buat ngeblog?

MT: Aku nggak berpikir begitu. Bagiku setiap layanan punya plus-minusnya. Aku tak mau ke blogspot lantaran sudah terbiasa dengan interface wordpress saja. Tidak ada yg buruk menurutku dari blogspot atau layanan lainnya. Ini masalah selera saja.

AL: Lalu kenapa ke blogdetik? Kan banyak layanan blog berbasis WordPress di Indonesia?

MT: Sempat sih mau daftar di dagdigdug, indosiar,ย  dll. Tapi sepertinya blogdetik lebih menarik. Sebelum daftar, kuperhatikan, setiap hari ada saja blogger baru di blogdetik ini. Berarti makin banyak orang ngeblog di sini.

AL: Kenapa nggak konsentrasi di Multiply atau FS aja?

MT: Ah, itu sih beda. Aku lebih menganggap MP dan FS sebagai layanan pertemanan, bukan khusus ngeblog. Halamanku di MP dan FS tetap terawat seiring dengan interaksi teman-temanku di sana. Jadi kurasakan perbedaan antara MP, FS, dan Blog. Yang pasti, ngeblog lebih sederhana, kalo kita butuh tempat buat nulis, ya ngeblog! it’s easy!

AL: Sepertinya makin yakin dengan blogdetik nih?

MT: Nggak juga. Saat ini aku ke blogdetik, bukan berarti blogdetik yg terbaik. Tetap saja kok kadang aku merasakan proses yang lelet di sini. Buatku, nggak ada layanan blog yang terbaik, yang adalah layanan blog yang familiar saja. Mungkin aku merasa familiar di blogdetik. Bisa jadi temanku merasa lebih betah di dagdigdug misalnya… No problem, yang penting sama-sama NGEBLOG!

AL: Sepertinya penting banget ngeblog, bagimu?

MT: Penting lah! Banyak hal yang perlu aku catat selama hidup. Tak semuanya bisa kupenatkan di kepala. Di secarik kertas, biasanya hanya sebagai draft saja. lalu dinkubasi di BLOG. Setelah itu, jika memungkinkan, dikemas menjadi sebentuk BUKU! Gimana, jadi begitu penting kan, ngeblog itu?!

AL: hehe… iya…

AL adalah Alabarokms. Temanku yang satu ini adalah guru bahasa dan sastra di SMA NFBS @ Cihideung Forest. Ia juga aktif di teater alang-alang, dan sering ngejogrog di Rumah Dunia, Serang. Kumpulan tulisannya disimpan di multiply, setelah lama juga absen di blogsome.

MT: Blogdetik-ku ini juga belum selesai digarap kok, Al. Masih dalam proses pindahan dan refresh. Banyak tulisan2 lama ku upload kembali. Tulisan yang baru masih di draft di buku agenda…

AL: Ngomong-ngomong, nggak takut kehilangan teman-teman yang biasanya mengunjungi blog lamamu?

MT: Ah, nggak lah. Sebenarnya nggak ada yg ditinggalkan. Ngeblog itu kan nggak berjarak. Nggak ada istilah teman lama dan teman baru dalam ngeblog. Yang ada cuma TEMAN! begitu saja… ah aku masih harus bebenah nih.

AL: Ya sudah, terima kasih.

Advertisements
Tagged:
Posted in: Catatan Lepas