Pesan Penderita HIV

Posted on 24 December 2008 by

6


bigsBigs, namanya. Sengaja kusamarkan nama aslinya. Mengungkapkan pengakuan jujur sebagai seorang mantan pemakai narkoba. Ia memakai narkoba cukup lama, 12 tahun. Tepatnya sejak kelas 1 SMP. Pengaruh pertama adalah dari teman-teman sekelas. Agar diakui dalam pergaulan, “Biar nggak dibilang cupu” katanya. “Tapi nyatanya, setelah pakai, tetap cupu juga! Malah tambah kacau, sekolah malas… kerja malas… keluarga hancur, bahkan setelah menikah, mertua memaksa agar saya menceraikan istri saya karena tak sudi punya menantu pemakai” Demikian sesalnya.

Proses pertobatan sudah berjalan 5 tahun. Tidak mulus memang. Beberapa kali jatuh bangun. Yang paling berpengaruh atas jatuh bangunnya perjuangan tobat adalah karena masih banyak teman lama yang masih terlibat dalam dunia narkoba. Lagipula peredaran barangnyapun makin luas.

Karena memakai jarum suntik, Bigs tertular virus HIV, pada 2004. Karena shock dan pesimis menjalani hidup, ia malah nyaris kembali ke dunia hitam. Tapi Alhamdulillah, Tuhan masih memberikan kesempatan padanya untuk bertobat. Sejak itulah ia bersemangat untuk tidak kembali dalam lingkaran setan narkoba.

Kini usianya 35 tahun. Ia sadar penyakitnya sulit disembuhkan. Ia yakin kapanpun ia akan mati. Satu hal yang membuatku merinding ketika mendengar sikap hidupnya sekarang, yaitu ketika ia bilang, “Sebelum meninggal aku ingin menjalani proses kematianku bermanfaat untuk orang lain, terutama mereka yang belum terlanjur memakai narkoba.” Karena itu kini ia aktif membantu dr. Aisha Dahlan, untuk mengisi seminar narkoba di berbagai kota di Indonesia. Mottonya adalah “Cukup Gue!” Itu yang selalu ia pesankan kepada siapapun yang belum terjerumus dalam lingkaran narkoba, agar tidak pernah mau mencoba.

Advertisements
Tagged:
Posted in: Potret