CR7 jadi Monyet

Posted on 27 January 2009 by

10


topengmonyetDi era informasi sekarang ini, monyet masih dipakai untuk mencari nafkah. Rupanya mereka tak habis termakan zaman. Dan ternyata masih banyak juga rakyat yang suka menontonnya. Ada yang menemani anak-anaknya. Bahkan ada beberapa muda-mudi yang kulihat begitu gembira melihat atraksi monyet yang selalu begitu-begitu saja dari dulu.

Sarimin pergi ke pasar… tung tang tung… tung tang tung….” itu yang biasanya diucapkan sang pemandu monyet kepada maskot pagelarannya. Sementara partnernya asyik memukul perkusi khas. Bunyi dan iramanya juga tak berubah. Tidak seperti beberapa pengusaha Topeng Monyet lain di Jakarta, yang alat musiknya sudah diganti dengan organ made in China. Tapi Topeng Monyet ini kulihat inovatif. Walaupun alat musiknya sama, tapi ada atraksi baru dari Monyetnya yang lebih kocak dari biasanya. Monyet itu salto sambil membawa bedil kayu dan mengenakan topeng kepala bayi yang lucu.

Nama monyetnya kini tak melulu Sarimin. Mungkin nama tersebut sudah terlalu lama dipakai dan kurang punya daya pikat lagi. Pemandu Monyetpun tak kehabisan akal. Ia mengganti namanya dengan nama-nama yang lebih populer di masyarakat. Seperti pada atraksi Topeng Monyet ini. Nama monyetnya cukup keren… “Ronaldo… pergi ke pasar….” hehehe…. rupanya pemandu monyet ini ngefans banget sama CR7 alias Christiano Ronaldo, pemain utama Manchester United.

Semoga saja CR7 tak merasa dihina jika ia tahu namanya juga dipakai menjadi nama seekor monyet di Bogor. Hihihi….

Advertisements
Posted in: Catatan Lepas