Saung di Depan Rumah

Posted on 25 July 2009 by

39


sawungku

Saung yang terpampang di awal tulisan ini adalah salah satu indikator dari rumah impianku. Rumah yang kutempati selama lebih dari 4 tahun. Rumah kami berdiri di atas tanah seluas lebih dari 500 M2. Sedangkan luas bangunannya hanya 200 M2. Sisanya adalah hamparan tanah berumput hijau. Di area sebelah kanan, kutanam jajaran pohon pisang. Di antara pohon pisang itu, pohon singkong, mangga, dan kelapa hijau, memagari sepanjang pinggiran lembah ini. Ya, rumahku berada di sebuah lembah di antara dua bukit. Di bawah rumahku, ada sebuah danau dan musholla kecil.

Setiap pagi aku menikmati indahnya lingkungan rumahku di tengah hutan Cihideung, Anyer. Dari saung yang kubangun tepat di depan rumahku. Bagiku, keberadaan saung amat penting. Di saung itulah aku menikmati hari-hari. Pagi, kujadikan tempat untuk menikmati sejuknya udara dan teh manis. Siang hari, kadang kujadikan tempat makan siang bersama istri dan anak-anakku. Sore hari, aku bercengkrama di situ. Kadang malampun kujadikan saung itu sebagai tempat berkumpul bersama teman-teman penghuni hutan. Kesederhanaan dan keakraban tercermin dari saung itu.

Tapi rumah impian itu kini tak lagi kutempati. Rumah dan saung itu tinggal menyisakan kerinduan. Dalam lamunan, selalu kuimpikan rumah dengan sebuah saung di depannya, untuk menikmati keindahan lingkungan sekitar. Aku masih bermimpi tentang rumah seperti itu. Dimanakah kudapatkan?

Mencari rumah impian saat ini tidak sulit. Asalkan kita punya tabungan yang cukup, mudah saja. Tinggal buka saja media informasi properti. Salah satu yang memudahkan kita untuk mencari rumah atau tempat tinggal impian adalah propertykita.com. Mulai dari rumah tinggal, apartemen, ruang usaha, atau bahkan jika hanya ingin mencari tanah, bisa dengan cepat kita dapatkan. Fasilitas pencarian di website propertykita.com semakin memudahkan. Beberapa field pada form pencarian semakin mendekatkan kita pada target impian.

sp32-20090725-020348

Kembali aku teringat pada rumah impian yang kutinggalkan sekitar 7 bulan yang lalu. Sebuah rumah yang menyatu dengan alam. Sebuah rumah yang menyiratkan kesederhanaan dan keakraban. Insya Allah, aku akan kembali menempati rumah seperti itu, mesti tidak di sana. Tapi di kota lain yang memungkinkan aku dapat beristirahat dengan tenang dan damai bersama keluarga.

ket. foto : Saung at night by MT | capture from propertykita.com
Advertisements
Posted in: Potret