Berjalan di Sebelah Kiri

Posted on 4 September 2009 by

15


Karena pernah mengalami nyaris bertabrakan dengan sesama pengguna jalan kaki, aku hampir selalu mengingat pengalaman ini. Dulu, ketika rutin menghabiskan siang di Perpustakaan CSIS, aku berjalan di lorong antara rak buku bersama seorang temanku. Kami berdua jalan berjajar. Di hadapan kami ada seorang ibu yang juga menelusuri gang di antara rak buku, tetapi berlawanan arah. Ketika kami saling berhadap-hadapan, ibu tua tersebut mengingatkan dengan ramah “mbok ya kalau jalan dibiasakan di sebelah kiri!”. Tomi, temanku yang berjalan di sebelah kananku langsung minta maaf dan memberikan jalur yang menjadi hak ibu itu.

Bisa jadi kita sering berpapasan dengan orang lain di jalur publik. Misalnya di jembatan penyebrangan, di gang, di mall, di jembatan busway, dan di jalur pejalan kaki lainnya. Nasehat ibu tua di perpustakaan itu, selalu menjadi patokanku sehingga aku selalu mengambil jalan di sebelah kiri, tidak di kanan.

Di jembatan menuju shelter busway ITC Cempaka Mas, aku mengalami kejadian yang sama. Aku berjalan di sebelah kiri dan rombongan penumpang yang meninggalkan shelter busway berjalan beriringan di hadapanku. Ketika aku saling berhadap-hadapan dengan salah seorang pejalan kaki, aku ucapkan apa yang pernah diingatkan oleh seorang ibu di perpustakaan dulu, “Biasakan jalan di sebelah kiri, mbak!” kataku sambil tersenyum. Tapi yang diingatkan malah marah. Ia bilang, “Emang ini jalan nenek moyanglu!” dan ia tak mau bergeser memberiku jalan. Langkahku stagnan. Kami sama-sama berhenti dan berhadap-hadapan.

Kutunggu beberapa detik, hingga ia mau mengalah, memberiku jalan. Untuk bergeser ke sebelah kiri tak mungkin kulakukan karena banyaknya rombongan pejalan kaki yang berlawanan arah. Akhirnya perempuan cantik itu mengikuti pejalan kaki lain di jalurnya, yang berjalan di sebelah kiri sambil memakiku, “Egois! Bego!”. Kulanjutkan langkahku sambil menyenandungkan lagu yang sejak awal kudendangkan di hatiku.

Cempaka Putih, 2009

Advertisements
Posted in: Catatan Lepas