kanvas putih

Posted on 11 September 2009 by

15


Di bawah pendar purnama di tengah malam Ramadhan, aku teringat sebuah lagu lama. Dulu aku sering menyetelnya di kamar kosku. Kasetnya (Sirkus Barock) kubeli di toko kaset di lorong bawah tanah, ketika Terminal Blok M baru saja diresmikan. Lagu ini menyeretku pada sebuah perenungan tentang pergulatan hidup yang dijalani oleh setiap anak manusia.

Kanvas Putih (Sawung Jabo)

Kanvas putih di hadapanku
Mataku menembusmu
Kanvas putih di hadapanku
Kudapatkan tubuhku

Bagaikan lukisan hidup
Yang berbingkai dan bertepi

Coretan warna memenuhi ruangmu
Ruang adalah pelepasan hasrat semata
Bagai tong sampah

Kanvas putih kau pasrahkan dirimu
Untuk dicoret dengan bermacam warna
Tapi itulah nasibmu

Reffrain:
Kanvas putih bagai kehidupan
Bedanya kau bertepi
Sedangkan kehidupan ini
Tak berujung tak bertepi

Namun kau selalu hadir di hadapan mereka
Mereka yang membutuhkan dirimu
Untuk meluapkan perasaannya
Seringkali kau dibuang dan ditertawakan
Karena kau tak menghasilkan yang berarti
Tapi itulah nasibmu!

Back to Reff

Advertisements
Posted in: Lirik