Defragmenting

Posted on 18 October 2009 by

9


Ketika PC anda terasa lelet, salah satu yang harus dicurigai selain virus/Trojan adalah “Kerajinan Anda Sendiri”! Bisa jadi PC anda terlalu stress karena terus dipakai tetapi tidak dirawat. Mungkin sebagai pegawai, anda sendiri juga akan merasa kesal, lalu menjadi malas bekerja, ketika elite perusahaan tempat anda bekerja hanya memerintah anda bekerja tanpa memberikan perhatian secuilpun. Fenomena ini harus anda sadari terhadap PC anda. Mulailah untuk memiliki perhatian kepadanya! Mulailah untuk menyadari bahwa selama ini dia begitu berperan dalam membantu anda.

Defragmenting adalah salah satu wujud dari perhatian anda. Apa sih defrag itu? Munculkanlah sebuah meja kerja di kepala anda! Setiap hari anda bekerja di meja itu. Ada kertas berserakan, ada buku-buku, flashdisk, CD, penggaris, dan segala macam peralatan kerja yang anda pakai. Ketika anda rajin memosisikan semua peralatan kerja anda pada posisi yang semestinya, andapun akan mudah jikalau suatu saat membutuhkannya. Mau pakai pulpen, tinggal ambil di tempat yang sudah anda hafal. Sekarang bayangkan jika anda termasuk makhluk Tuhan yang sering tak sempat merapihkan kembali meja kerja anda! Meja tersebut akan kelihatan berantakan, tak sedap dipandang mata, dan yang penting, anda membutuhkan waktu lebih banyak untuk mencari peralatan ataupun lembaran dokumen yang anda sendiri bingung terselip dimana. Jadi defragmenting adalah proses merapihkan kembali bagian-bagian file atau dokumen, menyatukannya dalam satu kategori, dan memosisikannya pada lokasi yang tepat. Efeknya, PC anda akan merasa lebih segar, tidak lagi lelet untuk melayani anda setiap hari.

Jadi defragmenting itu penting. Sepenting kita mendefrag diri sendiri. Kadang sebagai ciptaan Tuhan, kitapun malas mendefrag jiwa dan pikiran kita. Kadang kita terlalu rajin untuk menghadiri pengajian, rajin membawa-bawa buku spiritual, namun kita tak rajin memosisikan ilmu yang kita dapat pada relung-relung jiwa kita, pada kotak-kotak tempat berbagai informasi tersimpan di hati dan pikiran kita. Efeknya, kadang semangat kerja luntur. Datang ke kantor bukannya bekerja, tapi sekedar mengkhayal, mengantuk, main game, chatting, sms-an, dan segala perbuatan yang tak relevan kita lakukan di tempat kerja. Kadang kita juga menjebloskan diri dalam jebakan. Ketika kita melihat teman kita malas, bukannya mencontohkan dengan kerajinan, malah berbuat lebih malas dari teman kita itu. Ini juga merupakan pembudayaan iri dalam wujud destruktif. Contoh lain akibat tak terurusnya jiwa kita adalah, kita rajin dan hebat di depan orang terutama atasan, namun kita sangat malas dan payah ketika sendirian. Di kamar kita berserakan sampah organic, non-organic, maupun sampah jiwa.

Mulailah memiliki perhatian terhadap jiwa kita sendiri. Defraglah eh, organisasikan ilmu yang kita dapat agar lebih mudah dan ringan untuk mengamalkannya. Jika jiwa kita terawat, insya Allah citra kitapun akan hebat. Ilmu yang kita dapat, bukan untuk orang lain tapi untuk kita sendiri. Amal yang kita lakukan, itu baru untuk sesama makhluk di dunia ini.

Advertisements
Tagged: ,
Posted in: Tips & Trik