Membongkar Misteri Rintihan Tengah Malam

Posted on 31 October 2009 by

18


Waktu baru pindah rumah ke Bogor, ada yang memberitahuku bahwa rumah yang akan kutempati itu agak angker. Rumah tersebut tepat berdiri di depan sebuah batu besar yang tak satu wargapun berani menghancurkannya. Batu tersebut dipanggil Batu Gepeng.

Konon, batu tersebut menindih seseorang yang ada di pinggir Kali Ciliwung. Ada lagi kabar angin, bahwa beberapa pengusir jin, sering memindahkan setan/jin dan sebangsanya ke lokasi tersebut. Benarkah sekitar rumahku angker? Aku tak memikirkan hal tersebut. Bagiku yang penting dapat rumah buat keluargaku, meskipun ngontrak.

Setelah tinggal di situ selama lebih 10 bulan, baru beberapa bulan terakhir ini aku sering mendengar suara rintihan perempuan. Suara itu selalu terdengar antara jam 1-2 dini hari. Biasanya jam segitu aku sedang nulis di depan rumah, tepat di depan Batu Gepeng, di bawah pohon mangga, diiringi suara arus air Kali Ciliwung. Tapi tidak setiap hari kudengar. Kadang-kadang dalam seminggu 2-3 kali saja. Kadang aku cuek dan tetap melanjutkan ngetik, kadang aku “ngeri” juga, lalu pindah ke dalam rumah.

Hingga pada malam kemarin, istriku mendengar juga suara rintihan perempuan itu. Hm… agar ia tak takut jika sewaktu-waktu kutinggalkan, aku bilang saja, “Biasa, itu suara kucing!” Tapi beberapa kali suara itu terdengar lagi. Akhirnya aku bilang, “Aku keluar dulu deh, usir itu kucing berantem!”

Di luar, aku mendengarkan suara tersebut dengan seksama. Tanpa rasa takut. Lalu aku mencari dan mendekati sumber suara itu. Akhirnya terbongkar juga! Ternyata sumber suara itu ada di sebelah rumahku. Di sebuah kontrakan yang diisi oleh keluarga muda dengan satu anak kecil. Aku langsung pergi sambil menahan tawa sendiri.

*Kirain selama ini yang kudengar suara kuntilanak.. hehe… gak taunya tetangga lagi bikin anak :p Jelaslah sudah! Rumahku nggak angker bro!

Advertisements
Tagged: ,
Posted in: Catatan Lepas