Anak Anjing yang Lucu

Posted on 6 December 2009 by

24


Masih jam 6 pagi. Aku berjalan di gang lebar kompleks Pandega Kaliurang untuk mencari warung, membeli sabun dan pasta gigi. Jalan yang bersih ini sepi. Tak ada orang lain yang kupapasi. Mungkin kebanyakan orang masih asyik tidur di Sabtu pagi.

Kusobek plastik pembungkus roti. Sejak semalam roti itu belum sempat kumakan. Baru pagi ini terasa lapar. Rencananya roti itu akan mengisi perutku yang mulai minta diisi. Biarlah, ngemil sambil jalan mencari warung.

Baru kumakan sesobek, seekor anjing kecil yang lucu di hadapanku, mendekat. Ia melompat-lompat. tatapannya tertuju pada roti yang kupegang. Mungkin ia belum sarapan juga, pikirku. Kuberikan roti itu padanya. Ia langsung makan dengan senangnya. ekornya bergoyang-goyang. Aku jongkok di sebelahnya. Tersenyum riang memperhatikannya.

Tiba-tiba seorang perempuan muda mengenakan piyama bergegas menghampiriku. Ia memohon maaf jika anjing kesayangannya telah mencuri rotiku. Kujelaskan padanya bahwa anjingnya yang lucu itu tak mencuri, tapi memang aku yang memberinya dengan suka hati.

Ia berterima kasih. Anjingnya menyalak kecil, “guk… guk…” ke arahku. Mungkin anjing kecil lucu itu bilang, “tenkyu! tengkyu!”. Kutinggalkan mereka yang saling menyayangi, untuk mencari warung di sejuknya pagi.

Advertisements
Posted in: Catatan Lepas