Tumis Genjer, PKI, dan Proses Penciptaan Manusia

Posted on 12 December 2009 by

12


bakulSetelah menyelesaikan misi sebagai negosiator TI dengan Acer Indonesia, Aku, Ozzy, Ochem, dan Astrajingga makan malam di warung makan Bakul-Bakul, Bogor. Kami sepakat memesan minuman sesuai keinginan, nasi sebakul, dan ikan gurame bakar. Sempat terjadi perdebatan ketika sang pelayan menawarkan pilihan menu tambahan antara tumis kangkung dan tumis genjer.

Aku nggak doyan genjer. Jadi kupilih tumis kangkung. Tapi Ozzy lebih memilih tumis genjer. Terjadilah perdebatan…

“Kenapa sih nggak doyan genjer? kan enak!” katanya.

“Ya, rasanya nggak enak aja!” jawabku.

“alaaaah, paling lu jijik ya sama genjer. Inget PKI?” balasnya.

“Ya, gimana ya. sebenarnya emang gue gak suka! Apalagi jika lu kaitkan dengan PKI, wah jadi tambah gak mau deh. Gue jadi inget pembantaian yang diiringi lagu genjer-genjer itu… hiiy…!” Aku teringat dengan Film Gerakan 30S PKI buatan pemerintah yang pernah menjadi tontonan wajib setiap tanggal 30 September saat Orde Baru berkuasa di negeri ini.

“Tuh kan, lu gak suka karena ada PKI-nya!” Ozzy menuduh.

“Gimanapun PKI itu telah membuat sejarah di endonesya. Tapi nggak berarti gue anti sama anak-cucu aktifis PKI dong. Kan itu masa lalu.”

“Masalah lu ya masalah lu, bukan masalah gua!”

“Ya udah, gue tetep pesen tumis kangkung! Kan lu tau, kangkung itu merupakan awal penciptaan manusia…” kataku sambil nyengir.

“Ah masa sih? Sejarah dari mana lu?” Ozzy tak percaya.

“Ya! Kangkung itukan akronim dari bekangkang dan bekungkung… nah pada aktifitas itulah, akhirnya terjadi pembuahan dan pertambahan penduduk dunia… hehehe…” jelasku.

“Ah gila luh!”

“Maaf mas… jadi pesan menu yang mana nih?” sang pelayan mengingatkan kami, setelah dari tadi tengak-tengok antara aku dan Ozzy.

“Tau lu pada. Orang udah pada laper masih ngoceh aja!” Ochem kesal.

“Ya udah, kalo gitu pesan dua! Tumis kangkung dan tumis genjer! Deal?!” Astrajingga menengahi.

“Oke, deal!” Ozzy sepakat dan kamipun menunggu hampir setengah jam untuk menyantap semua makanan yang kami pesan. hm… tambah laper…

Pesan Moral : Makanannya enak. Suasananya enak. Harga pas…. hehehe…. *koq jadi review kuliner… :p

Advertisements
Posted in: KONYOL!!!