Menikmati Rantang dengan Taste

Posted on 21 January 2010 by

11


z1Di luar pekerjaannya sebagai Satpam Koh Cin Lung, Tugino sering menerima pekerjaan tambahan. Apapun ia kerjakan asal bisa dapat tambahan penghasilan. Kali ini ia mendapatkan proyek membuat lubang sampah dari toko sebelah.

Tugino membuka rantang jatah makannya. Siang ini berbeda dengan siang sebelumnya. Siang ini ia harus menyelesaikan penggalian lubang sampah. Sedangkan siang-siang sebelumnya ia tetap bertugas sebagai Satpam di kantor milik Koh Cin Lung.

Tugimin juga begitu. Sama seperti  temannya, Tugino. Mereka berdua memang selalu bekerja bersama. Jika salah satunya dapat borongan kerjaan, selalu dikerjakan berdua. Hasilnya, ya dibagi dua. Ketika melihat nasi dan lauk-pauk pada rantang pemberian pemilik proyek, wajahnya sumringah. Terlihat mereka sedang makan berdua di bawah pohon.

Tugimin :  Alhamdulillah, lagi laper gini, ada makanan.
Tugino    :  Makanan apaan! Siang-siang gini makan ikan teri!
Tugimin :  Walaupun ikan teri, kan ada mie juga. Yang penting bisa kenyang.
Tugino    :  Kita kerja keras seperti ini, mestinya dapat ikan kakap! Minimal tongkol lah!
Tugimin :  Ikan teri pakai sambel ijo ini juga bisa bikin nafsu makan kok.
Tugino    :  Gak Napsu!!

Tugino langsung bergegas ke tempat istirahatnya di bawah pohon. Biasanya setelah makan siang, ia ngantuk dan harus tiduran. Tugimin tersenyum saja ketika melihat isi rantang Tugino sudah habis. Rupanya saking tidak sukanya dengan ikan teri sambel ijo, Tugino melahap cepat, sedangkan Tugimin masih asyik menikmati taste* ikan teri sambel ijo.

*kata taste biasa dipakai oleh seorang dblogger, eyang anjari.

Advertisements
Tagged: , , ,
Posted in: Serial TnT