Barang Bukti, bukan Tanda Bukti!

Posted on 29 April 2010 by

13



Alux el Fabi, salah seorang temanku, personil Fabian Folklore pernah punya masalah dengan polisi. Karena suatu kesalahan, ia kena tilang di jalan, saat mengendarai Kijang Tua yang diandalkannya.

“mana SIM-nya?!” pinta pak Polisi
“Waduh, ketinggalan, pak.” Jawab Alux tersenyum.
“STNK?!” pinta pak Polisi lagi.
“Wah, ketinggalan juga, pak.” Jawab Alux lagi. Pak Polisipun geleng-geleng kepala.
“Tanda Bukti, KTP mana?” Akhirnya pak Polisi meminta tanda identitas standar rakyat Indonesia.

Alux merogoh kantong celananya. ia mengeluarkan sebuah plastik kecil, bekas bungkus gula pasir. di dalamnya ternyata ada KTPnya yang nyaris hancur entah kenapa. Bukannya lecek, tapi nyaris hancur berkeping-keping. Ia memberikan kantong plastik itu kepada pak Polisi yang masih berdiri tegap di sebelah pintu mobilnya.

“Apa itu?” pak Polisi belum mau menerima plastik kecil berisi KTP yang nyaris menjadi serpihan.
“KTP, pak. maaf, pak kemarin masuk mesin cuci, bareng celana saya.”

Pak Polisi menerimanya bungkusan plastik itu, memperhatikannya, lalu mengembalikan lagi kepada Alux sambil komentar, “INI MAH BARANG BUKTI, BUKAN TANDA BUKTI!!!”

Teman-teman yang ada di dalam mobil saat itu, tak ada satupun yang kuat untuk tidak tertawa… maka… terbayang deh akhirnya… 🙂

Advertisements
Posted in: KONYOL!!!