Browsing Archives of Author »mataharitimoer mt«

Kontes Menulis Peribahasa

22 June 2010

5

Dalam rangka ikut menyemarakkan hari berdirinya blogcamp yang pertama (2010) aku mengikuti Kontes Menulis Peribahasa. Peribahasa : andai setiap anggota kafilah mengumpulkan sebatang ranting, api unggun akan menghangatkan mereka Arti/Maksud : jika setiap orang dalam sebuah kelompok mau bekerja, meskipun sedikit hasilnya, namun apabila dikumpulkan menjadi satu, akan lebih bermanfaat hasilnya. janganlah melihat hasil yang […]

Menciptakan Kenyamanan

18 May 2010

4

Jam 6.40 pagi temanku mengirimkan SMS. Ia mengeluhkan hidupnya setelah aku dan beberapa teman-teman terbaiknya pergi meninggalkannya di sebuah kota. “Sejak kalian pergi, suasana di sini tidak asyik lagi. Orang-orang baik telah pergi. Aku jadi enggan bekerja lagi di sini!” ungkapnya. “Masa sih, gak ada orang baik? Setiap zaman di setiap tempat pasti ada orang […]

Sebuah Buku Pengikat Pertemanan

11 May 2010

8

Aku gembira sekali ketika mendapatkan sebuah buku yang kuidamkan : Fidel dan Che, karya Simon Reid-Henry. Buku itu kuperoleh dari Pakdhe Cholik, yang mengelola blog Plesiran. Koq bisa Pakdhe menghadiahkan buku untukku? Kebetulan aku menulis sebuah artikel wisata untuk blog Plesiran. Nah, memang sudah dari sononya, Pakdhe ini orang baik, maka iapun memberikan cinderamata atas […]

Cuma 12 di Dunia

5 May 2010

8

Aku pernah malu karena dicengin sama temen-temen. Siang itu aku, Coople, dan Alan naik bis kota menuju Bogor. Kami bertiga mau nge-jam bareng Alux di Studio 9 Bantar Kemang, Bogor. Apa yang bikin malu? Aku naik bis kota dari pintu depan. Berdiri dekat supir karena memang tak ada lagi tempat duduk. Alan dan Coople naik […]

Pangkat Terakhir

4 May 2010

13

Ini catatan perjalananku di Bali bersama teman-teman dalam sebuah ekspedisi. Di lampu merah, karena mau belok kanan maka Kijang kami mengambil sisi kanan jalur. Tetapi ternyata itu salah. Kami tak tahu kalau jalan itu dipakai 2 jalur. Akhirnya pak Polisi menyempritkan peluitnya. Berhentilah kami di sisi jalan. Ia mengajak temanku, Iqbal yang menyetir, untuk ke […]

Pesantren Dituduh Sarang Radikalisme

4 May 2010

2

Sempat beredar isu bahwa pesantren adalah tempat berkecambahnya radikalisme. Isu ini bahkan sempat disikapi oleh pemerintah dengan rencana lucu (yang gagal) untuk memeriksa sidik jari para santri pesantren di Indonesia. Belum lagi ditambah dengan kecurigaan dunia Barat – yang dimotori oleh Amerika Serikat pasca Tragedi 11 September – yang secara gencarnya menuduh radikalisme/terorisme, dengan slogan […]

Barang Bukti, bukan Tanda Bukti!

29 April 2010

13

Alux el Fabi, salah seorang temanku, personil Fabian Folklore pernah punya masalah dengan polisi. Karena suatu kesalahan, ia kena tilang di jalan, saat mengendarai Kijang Tua yang diandalkannya. “mana SIM-nya?!” pinta pak Polisi “Waduh, ketinggalan, pak.” Jawab Alux tersenyum. “STNK?!” pinta pak Polisi lagi. “Wah, ketinggalan juga, pak.” Jawab Alux lagi. Pak Polisipun geleng-geleng kepala. […]